Thursday, May 6, 2021
Home Berita Santri PATWA Mulai Masuk, Jalani Rapid Test Covid-19

Santri PATWA Mulai Masuk, Jalani Rapid Test Covid-19

Sejak dua hari kemarin, ratusan santri Pondok Pesantren Attarbiyyatul Wathoniyah (PATWA) mulai berdatangan di lingkungan pesantren. Banyak juga santri yang baru masuk dan secara resmi mendaftarkan diri di Pondok PATWA.

Mereka siap untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pesantren, setelah sebelumnya libur dikarenakan pandemi Covid-19. Namun, dalam menghadapi era New Normal ini, mereka juga wajib untuk diketahui kondisi kesehatannya.

Hari ini, Rabu 15 Juli 2020, Sebanyak 111 santri PATWA mengikuti Skrining dan Pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test). Kegiatan itu difasilitasi oleh Yayasan PATWA bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sidamulya, Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Astanajapura, dan Polsek Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Ketua Tim Mutu UPTD Puskesmas Sidamulya, Bidan Rani Afrianti mengatakan, skrining dan rapid test ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan covid-19. Menurutnya, penting melakukan Skrining dan Rapid Test di lingkungan pesantren, karena didalamnya terdapat banyak santri yang berasal dari luar daerah dengan zona covid-19 yang berbeda-beda.

Setelah proses skirining dan rapid test ini, langkah selanjutnya yang dilakukan pihaknya yaitu menunggu hasil rapid test keluar “Misalkan ada hasil yang reaktif, mereka nanti akan dikirimkan ke Dinas Kesehatan untuk mengikuti proses selanjutnya, yaitu Tes Swab”, ungkapnya.

Bidan Rani juga berpesan kepada pihak Yayasan PATWA agar senantiasa mengingatkan para santrinya untuk menjaga pola hidup sehat. “Anak-anak biasanya mudah lupa, apalagi ini era New Normal, sesuatu yang baru. Yang tadinya tidak ada jadi ada. Sehingga lintas sektornya harus bekerja sama dan mengingatkan”, ungkapnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Astanajapura, Abdulllah menjelaskan, pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan peraturan baru berupa kewajiban memakai masker bagi masyarakat saat hendak keluar rumah. Bahkan, lanjutnya, “Sekarang pemerintah akan memberikan sanksi berupa denda bagi yang tidak memakai masker”, ungkapnya.

Peraturan Pemerintah Provinsi tersebut disambut baik oleh Ketua Yayasan PATWA, KH AM Aying Zamharir. Menurut beliau, langkah itu dilakukan sebagai ikhtiyar memutus mata rantai penularan wabah virus corona.

“Saya setuju peraturan itu. Karena kewajiban kita adalah berikhtiyar”, ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga jajaran Polsek Kecamatan Astanajapura memantau jalannya acara. Ia juga menyiapkan 50 masker untuk dibagikan kepada santri. Selain itu, ia juga melakukan sosialisasi tata cara cuci tangan yang benar.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Mertapadakulon, Bripka Muhammad Ari Lajuardi memberikan pesan kepada para santri agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

– Pewarta : Fatimaturrohmah
– Editor : Abdul Mu’izz

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Kaidah Mencari Lailatul Qadar

Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan, menjadi sangat istimewa bagi mereka yang mendambakan malam Lailatul Qadar. Hal ini tentunya sudah banyak yang menerangkan bahwa,...

Fun Brewing Collaboration di Malam Ta’dzim Nuzulul Qur’an

Sejumlah Barista (Peracik Kopi) dari beberapa kedai kopi yang tergabung dalam wadah Seduh`Lur Cirebon Timur, mengadakan Fun Brewing pada Acara Malam Ta’dzim peringatan Nuzulul Quran di Pesantren...

Hataman Tadarus Al-Qur’an dan Tradisi Berbagi di Bulan Ramadan

Malam ini (Minggu, 25/04/2021), sejumlah dewan guru, alumni dan santri, turut senantiasa menghadiri hataman tadarrus Al-Quran kedua di Langgar PATWA. Tampak khidmat pada saat...

Ini Jadwal Pemakaman Almarhumah Nyai Hj Umi Salamah

اِنَّا لِلَّهِ وَاِنَّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ Kabar duka datang dari Pesantren Attarbiyatul Wathoniyah (PATWA) Mertapada Kulon. Sesepuh PATWA Nyai Hj Umi Salamah pada hari jum’at (2/3/21),...

Recent Comments

Rohmah on ALAM BERNYANYI
Rohmah on ALAM BERNYANYI
Bang Syatori on MEMBUMIKAN TUHAN
Suheli on MEMBUMIKAN TUHAN