Wednesday, June 23, 2021
Home Berita Pembacaan Doa Asyura di PATWA Berjalan Lancar dan Khidmat

Pembacaan Doa Asyura di PATWA Berjalan Lancar dan Khidmat

Pembacaan Doa Asyuro PATWA Berjalan Lancar dan Khidmat

Pembacaan Doa Asyuro menjadi tradisi rutin setiap 10 Muharram bagi ummat muslim di berbagai daerah, termasuk  di lingkungan pondok Pesantren Attarbiyyatul Wathoniyah (PATWA), Mertapada-Cirebon.

Jumat (28/8/9) malam, tepatnya pukul 20.00 WIB Yayasan PATWA menggelar Pembacaan Doa Asyura bertempat di Langgar (Musholla) PATWA.

Kegiatan juga berlangsung secara virtual melalui akun facebook “Yayasan PATWA” dan youtube “Pesantren PATWA”, dikarenakan situasi dan kondisi masih berada pada pandemi Covid-19,

Tepat pukul 20.00 WIB, Pengurus  Media Center PATWA, Ahmad Farihin selaku Master of Ceremony (MC) membuka acara. Acara dilanjut dengan pembacaan tawashul dan tahlil bil qoshri yang dipimpin oleh Drs. KH. Saefuddin.

Usai tawashul dan tahlil bil qoshri, acara berikutnya yaitu pembacaan doa asyuro yang dipimpin oleh KH. Aab Abdullah. Berikutnya, penyampaian mauidzoh hasanah oleh Drs. KH. A’shomuddin.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, para santri, alumni dan warga sekitar lingkungan PATWA yang hadir langsung, terlihat khusyuk ketika membaca doa asyuro dan mendengarkan mauidzoh hasanah tentang hari asyuro sebagai penutup acara malam tadi.

Dalam mauidzohnya, KH. A’shomuddin menerangkan beberapa peristiwa yang terjadi pada tanggal 10 Muharam/ Hari Asyuro. Diantaranya yaitu, selamatnya Nabi Musa dari kejaran Raja Fir’aun.

Kang Ashom juga menjelaskan keutamaan bagi orang yang bersuci di hari asyuro. “Barangsiapa yang mandi dan bersuci di hari Asyuro, maka ia tidak akan menemui sakit kecuali sakit ingin meninggal”, paparnya.

(Fatimaturrohmah)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Khidmat Ikuti Acara di Penghujung Ramadhan 1442 H

Di malam ke-29 ramadan, halaman pondok Pesantren Attarbiyatul Wathoniyah (PATWA) Mertapada, dipenuhi ratusan santri yang hendak mengikuti rangkaian acara. Doa Takhtimul Kutub ngaji pasaran,...

Bergiat di Sepertiga Ramadhan

Oleh: Abdul Ghoni Dapat kita hitung bersama, Sepertiga atau 10 hari terakhir di bulan ramadhan ini merupakan pembagian dari tiga fase. Dijelaskan oleh Imam Al...

Kaidah Mencari Lailatul Qadar

Oleh: Abdul Ghoni Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan, menjadi sangat istimewa bagi mereka yang mendambakan malam Lailatul Qadar. Hal ini tentunya sudah banyak yang...

Fun Brewing Collaboration di Malam Ta’dzim Nuzulul Qur’an

Sejumlah Barista (Peracik Kopi) dari beberapa kedai kopi yang tergabung dalam wadah Seduh`Lur Cirebon Timur, mengadakan Fun Brewing pada Acara Malam Ta’dzim peringatan Nuzulul Quran di Pesantren...

Recent Comments

Rohmah on ALAM BERNYANYI
Rohmah on ALAM BERNYANYI
Bang Syatori on MEMBUMIKAN TUHAN
Suheli on MEMBUMIKAN TUHAN