Tuesday, November 30, 2021
Home Inspirasi Kaidah Mencari Lailatul Qadar

Kaidah Mencari Lailatul Qadar

Oleh: Abdul Ghoni

Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan, menjadi sangat istimewa bagi mereka yang mendambakan malam Lailatul Qadar. Hal ini tentunya sudah banyak yang menerangkan bahwa, Lailatul Qodar itu akan turun pada malam ganjil di sepertiga bulan ramadhan.

Berbagai penjelasan tentang malam yang mulia ini, diantaranya tercatat dalam kitab Fathul Qarib, I’anatuth Thalibin, Hasyiyah Al Jamal, dan lain-lain. Dari ketiga kitab tersebut, Imam Syafi’i menerangkan bahwa, “Lailatul Qadar itu ada pada 10 akhir ramadhan, lebih-lebih pada malam ganjilnya, dan yang paling diharapkan adalah pada malam ke-21 atau ke-23 Ramadhan”.

Berkaitan dengan hal tersebut, penjelasan Imam Ghazali yang tercatat dalam kitab I’anatuth Thalibin ┬ápada BAB Puasa, menerangkan tentang kaidah dalam menandai Lailatul Qadar, yaitu sebagai berikut:

1. Apabila awal romadhon itu jatuh pada hari Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar ada pada malam ke-29.
2. Apabila awalnya itu jatuh di hari Senin, maka Lailatul Qadar ada pada malam ke-21
3. Apabila awalnya jatuh pada hari Selasa atau jumat, maka Lailatul Qadar akan turun pada malam ke-27.
4. Apabila awalnya jatuh di hari kamis, maka Lailatul Qadar ada pada malam ke-25
5. Apabila Awalnya jatuh pada hari Sabtu, maka Lailatul Qadar akan jatuh pada malam ke -23.

Jika kita mengacu pada kaidah tersebut, masyarakat di Indonesia setidaknya mempunyai dua kesimpulan dalam menentukan Lailatul Qadar.
1. Bahwa Awal Ramadhan berdasarkan Lembaga Falakiyah PBNU ini, jatuh pada hari Selasa, 13 Mei 2021. Jadi, malam Lailatul Qadar ini diperkirakan jatuh pada malam ke-27.
2. Sedangkan dalam hitungan kalender Qomariah, 1 Ramadhan itu terhitung sejak Senin Malam, tanggal 12 Mei 2021. Maka, Lailatul Qadar diperkirakan ada pada malam ke-21.

Meski terdapat kaidah semacam itu, malam Lailatul Qadar ini cukup sulit ditentukan bahkan tak seorang pun yang dapat menentukan. Lailatul Qadar ini masih menjadi teka-teki, karena tak ada kepastian tentang kapan terjadinya malam yang mulia ini.

Hal ini tentu menyimpan hikmah, diantaranya agar semua orang tekun beribadah sepanjang bulan ramadhan tanpa terikat waktu yang telah dijelaskan.

Wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Ketua Yayasan Ajak Warga Bantu Pengecoran Langgar PATWA

Renovasi Langgar atau Musholla Pesantren Attarbiyyatul Wathoniyah (PATWA) telah berlangsung sejak Ahad, 7 November 2021 kemarin. Pembangunan ini tak lepas dari pelibatan para santri, alumni...

Percepat Renovasi, Santri dan Alumni Giat Ikuti Progres Pembangunan Tajug PATWA

Dari hasil pantauan di lapangan, terhitung dari tanggal 7 November 2021 hari pertama renovasi tajug PATWA, Minggu (07/11/21). Setiap harinya puluhan santri dan alumni...

Kang Jazlie, Alumni PATWA Jadi Ketua Lakpesdam PCINU Sudan

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan dan Badan Otonom PCI Muslimat NU Sudan Masa Khidmat 2021-2022 dilantik pada Ahad (14/11/2021) kemarin, bertempat di...

Meneladani Kang Muslih yang Rajin Bersedekah

Ratusan santri, dewan guru dan alumni Pesantren Attarbiyyatul Wathoniyah (PATWA), Rabu sore (10/11/2021) tampak menghadiri peringatan tahlil dan doa untuk 100 hari wafatnya Sesepuh...

Recent Comments

Rohmah on ALAM BERNYANYI
Rohmah on ALAM BERNYANYI
Bang Syatori on MEMBUMIKAN TUHAN
Suheli on MEMBUMIKAN TUHAN